Minggu, 29 Desember 2013

tugas 3 ( PERUSAHAAN TAHU SUSU )


A. Tempat dan Objek Praktek
·        Tempat Praktek Kuliah Lapangan
               Praktek kuliah lapangan dilaksanakan di Pembuatan Tahu susu yang merupakan pusat pelatihan bagi mahasiswa dan tempat tersebut berlokasi di Lembang, Bandung
·        Objek Praktek Kuliah Lapangan
               Praktek kuliah lapangan dilaksanakan di Pembuatan Tahu Susu di Lembang, Bandung. Pelaksanaannya di laksanakan pada rabu, 15 Februari 2012

B. PROFIL SINGKAT PERUSAHAAN PRODUKSI TAHU SUSU
            Rumah produksi Tahu Susu merupakan kawasan wisata kuliner keluarga yang berbeda dalam Corporate The Big Price Cut Group, dimana dalam menjalankan kegiatan operasional sehari-hari tahu susu lembang berjalan secara mandiri. Meskipun begitu tahu susu lembang tetap mendapatkan pengawasan dari pihak Corporate. Tahu susu lembang berlokasi di jalan raya Lembang no. 177, kabupaten Bandung Barat. Usaha ini didirikan pada awal Desember 2008 oleh Bapak Perry Tristianto. Sebelum meramban bisnis di dunia kuliner, beliau bergerak di bidang dunia fashion dan telah membuka 6 Factory Outlet di Bandung. Sukses berbisnis dengan FO-nya, kemudian beliau membuka bisnis di bidang kuliner. Selain Tahu Susu Lembang, tempat kuliner lain yang juga milik Bapak Perry yaitu Rumah Strawberry, Rumah Sosis, dan Kampungan Bakso.

C. KENDALA PRODUKSI
1.      Kemungkinan terjasi kecelakaan kerja
2.      Proses pembuatan yang terlalu lama
3.      Kebocoran resep produksi
4.      Kendala dalam pendistribusian, seperti faktor cuaca

D. TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN
            Peralatan yang di gunakan dalam produksi :
1.      Tong pencucian kedelai
2.      Mesin giling
3.      Tungku perebusan kedelai
4.      Tong kayu
5.      Saringan besar dan kecil
6.      Serok cetak
7.      Cetakan
8.      Kayu pengaduk
9.      Tangok
10.  Kain saringan
11.  Kain cetakan
12.  Tampir

E. LANGKAH DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
            Selain memiliki konsep penjualan yang unik, produk tahu POM TSI juga terbilang cukup unik. Jika pada umumnya tahu terbuat dari bahan dasar kedelai, TSL menambahkan campuran susu sapi murni dalam proses pembuatan tahu. Kedua bahan tersebut lalu diolah bersama mentega. Penambahan susu sapi murni dan mentega ternyata menciptakan tahu yang lebih lembut serta mengandung protein yang lebih tinggi.
            Bahan yang digunakan :
·         Kacang kedelai
·         Susu sapi
·         Mentega
·         Garam
·         Bawang putih
·         Kunyit
·         Bumbu lain-lain
·         Air
Tahapan proses produksi
1.      Kacang kedelai di rendam selama kurang lebih 4 jam
2.      Kemudian dicuci hingga bersih
3.      Setelah itu digiling hingga lembut
4.      Perebusan kacang kedelai yang sudah digiling kurang lebih 1 jam sambil diaduk-aduk
5.      Kacang kedelai disaring, dipisahkan antara ampas dan sari kedelai
6.      Sari kedelai dicampur susu murni, mentega, garam serta biang
7.      Setelah mengental sari kedelai dimasukkan ke dalam cetakan kayu lalu di pres
8.      Setelah dicetak tahu susu dipotong-potong sesuai ukuran
9.      Tahu yang sudah di potong-potong lalu direbus kembali sambil diberi bumbu
10.  Setelah dingin tahu dibungkus dan siap diolah untuk konsumsi langsung

F. CARA PEMASARAN
            Dalam memasarkan produknya, TSL (Tahu Susu Lembang) menerapkan system tunggu bola. Artinya, mereka akan diam disatu tempat dan membiarkan konsumen yang datang langsung ke tempat mereka untuk membeli tahu susu tersebut. Selain itu, TSL juga menjalin bekerjasama dengan beberapa agen tour dan travel untuk mempromosikan tempat wisata TSL ini. Karena sang pemilik TSL ini juga sebelumnya telat membuka rumah makan ditempat lain, maka beliau juga memasarkan produk TSL ini ditempat-tempat makan beliau yang lainnya.
G. LUAS AREA PERUSAHAAN
            Lokasi TSL (Tahu Susu Lembang) sangatlah luas. Lahan 2 hektar yang awalnya sebuah kandang kuda itu sekarang berubah menjadi sebuat tempat wisata keluarga yang nyaman untuk dijadikan tempat rekreasi sambil menikmati kuliner unik yaitu Tahu Susu

H. KENDALA PERUSAHAAN
            Beberapa kendala yang di hadapi :
1.      Banyak persaingan
2.      Terbatasnya tenaga kerja
3.      Bahan baku yang terbatas

I. JUMLAH KARYAWAN
            Dalam awal pembuatan Tahu Susu ini, TSL(Tahu Susu Lembang) mempekerjakan 3 orang pada hari biasa yang ditempatkan di tiga bagian produksi yaitu perebusan, penggilingan dan pencetakan. Akan tetapi karena jumlah permintaan di waktu weekend dan hari libur selalu meningkat, maka jumlah tenaga kerja pada saat-saat tersebut juga ditambah menjadi sekitar 14-15 orang untuk bagian produksi. Semua pegawai merupakan orang-orang yang memang ahli dalam pembuatan Tahu Susu. Sedangkan untuk tenaga keseluruhan terdapat kurang lebih 40 orang yang bekerja. Untuk pembagian jam kerja, TSL menerapkan system shift untuk setiap karyawannya dan dalam pengupahan TSL memakai sistem borongan dimana upah yang diterima pegawai disesuaikan dengan jumlah produk yang terjual

J. KIAT-KIAT PERUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN BISNIS
            Kiat-kiat yang sudah dilakukan:
1.      Meningkatkan skill tenaga kerjanya

2.      Memperluas pendistribusian produk dengan menjalin relasi-relasi perusahaan lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar